Selasa, 03 April 2012

Ilmu Kehidupan

Hari ini gw mendapat pelajaran baru. Bukan ilmu matematik ataupun teori berliku-liku. Ilmu ini hanya didapat dari interaksi, sosialisasi. Ilmu ini gw namakan sebuah ilmu kehidupan (JREEEENNNGGGG)***.

Dalam kehidupan kita ini, kita harus pandai dan cerdas, bukan hanya pada ilmu yang kita dapat dari kuliah maupun sekolah, tapi juga kita membutuhkan ilmu sosial, atau yang biasa gue sebut sebagai ilmu kehidupan.

Bagi gue ilmu ini lebih penting “setelah” ILMU AGAMA sob. Karena ilmu ini sangat murah dan sangat berkualitas bahkan lebih berkualitas dibandingkan dengan mata kuliah sks 3 sekalipun yang dapat menghabiskan biaya...:P

Ilmu ini mengajarkan kita banyak hal yang ada di dunia ini, mengajarkan bagaimana kita berinteraksi dengan sesama kawan, bersikap sopan dan saling menghargai orang, dan banyak hal yang bisa didapat dari ilmu ini. Dalam keluarga gue, bokap dan nyokap gw selalu mengajarkan dalam memanfaatkan hidup gue dengan sebaik-baiknya. Saking rutinnya gue sampe apal dengan apa yang dikatakan bokap gue. Mungkin ini yang seharusnya diterapkan dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial, agar tidak salah dalam memilih langkah nantinya.

Orang tua gw memang begitu keras kepada anak-anaknya, mungkin ini yang gue salutin sama bokap gw, yang hampir setiap bulannya memberikan seminar khusus buat keluarga.

Salut juga dah buat teman-teman gue yang dengan begitu semangat, dan sangat antusias untuk memberkan masukan positif yang begitu keras kepada sesama teman, mungkin sangat prihatin dengan sesama temannya (solid banget ye bang,,, TOP dahhhh)..:p

Satu hal yang gue petik dari siraman (air hujan...:P)hari ini, yaitu jangan pernah menganggap remeh suatu hal kecil di depan kita, karena itu akan menjadi sesuatu yang besar disuatu saat nanti boyy, dan jangan pernah sia-siakan suatu pengerbanan seseorang kepada lo, karna suatu saat lo juga akan berkorban untuk seseorang.

Terkadang suatu perkataan bijak yang di berikan oleh keluarga, teman, atau siapapun juga. Pasti terlintas di pikiran loe loe pada seperti “akh loe cuman bisa ngomong doang, buktinya loe juga gak pernah lakuin itu” atau satu spesies lah dengan kata ini, yang tidak berpikir seperti ini “gue ancungi jempol. Tapi sebaiknya pemikiran sampah seperti ini harusnya di Del dari ingatan loe, anggap aja gak pernah kenal sama kata tersebut, karena justru kata ini yang membuyarkan pikiran positif untuk masuk, dan “kemungkinan” yang fatal terjadi tidak ada progress ataupun kemajuan yang loe dapat, justru kebuntuan yang loe dapat.

Jadikannlah masukan positif itu sebagai saran buat diri loe-loe sekalian, toh tidak ada ruginya juga, justru untung jikalau loe bisa merubah diri loe jadi lebih baik sob. Ingat sob ilmu kehidupan itu susah didapat, tetapi murah.

Belajar dari mendengarkan, menyimak, memahami dan yang paling penting menghormati orang lain merupakan ciri belajar orang cerdas.

Be respect sob.

Sekian sok taunya gw hari ini, bila ada salah kata jangan dimaafkan, kritik saran bisa di salurkan ke pos terjauh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar